
Industri manufaktur membutuhkan rantai pasok yang teratur agar bahan baku, komponen, maupun perlengkapan produksi dapat tersedia sesuai kebutuhan. Ketika sebagian kebutuhan tersebut didatangkan dari China, proses distribusi menjadi salah satu hal yang perlu direncanakan sejak awal. Saat itulah peran forwarder China ke Surabaya dapat menjadi opsi yang memudahkan.
Pengiriman barang dari China ke Surabaya bukan hanya soal menentukan jalur perjalanan. Volume barang, waktu kedatangan, biaya, hingga proses distribusi setelah barang tiba di Indonesia juga perlu diperhitungkan. Karena itu, perusahaan perlu menyusun strategi distribusi yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan produksinya.
Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Melakukan Distribusi
Sebelum memahami strateginya, perlu diketahui bahwa distribusi barang untuk kebutuhan manufaktur memiliki beberapa aspek yang perlu diperhatikan. Hal tersebut karena jenis dan volume setiap barang berbeda-beda. Adapun hal-hal tersebut adalah:
- Volume dan jenis barang
- Jadwal produksi
- Biaya logistik
- Tujuan akhir barang
- Koordinasi pengiriman
Memperhatikan kelima aspek tersebut dapat membuat perusahaan menentukan strategi distribusi yang lebih sesuai dengan kebutuhan operasional.
Strategi Distribusi Barang Manufaktur dari China ke Surabaya
Dalam menyusun strategi distribusi, sebaiknya perhatikan pula kebutuhan pengiriman, bukan hanya berdasarkan metode yang paling umum digunakan. Beberapa pertimbangan untuk menyusun strategi distribusi misalnya:
1. Sesuaikan Metode dengan Volume Barang
Volume menjadi salah satu faktor utama dalam menentukan metode pengiriman. Barang dengan jumlah besar membutuhkan kapasitas pengiriman yang berbeda dibandingkan muatan yang lebih kecil. Jika jumlah barang belum memenuhi satu kontainer, pengiriman LCL atau Less than Container Load dapat menjadi salah satu alternatif. Dalam metode ini, barang dikirim bersama muatan dari pengirim lain dalam satu kontainer sehingga perusahaan tidak perlu menggunakan satu kontainer penuh.
2. Perhitungkan Waktu Pengiriman
Jadwal pengiriman sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan persediaan dan jadwal produksi. Perusahaan perlu memperkirakan kapan barang harus tersedia di lokasi tujuan agar proses produksi tidak terganggu. Pengiriman juga sebaiknya direncanakan lebih awal, terutama jika barang merupakan bagian penting dari proses produksi atau dipesan secara rutin.
3. Hitung Biaya Secara Menyeluruh
Biaya pengiriman perlu dihitung bersama komponen lain yang berkaitan dengan proses distribusi. Dengan begitu, perusahaan dapat membandingkan pilihan berdasarkan total kebutuhan logistik, bukan hanya tarif pengiriman. Perhitungan ini juga dapat membantu perusahaan menentukan apakah metode pengiriman tertentu sesuai dengan volume dan nilai barang yang dikirim.
4. Pertimbangkan Bantuan Forwarder
Mengatur pengiriman dari China secara mandiri dapat melibatkan berbagai tahapan yang membutuhkan koordinasi. Karena itu, perusahaan dapat mempertimbangkan penggunaan forwarder untuk membantu mengatur proses pengiriman dari negara asal hingga Indonesia.
Untuk kebutuhan manufaktur, pemilihan forwarder juga sebaiknya mempertimbangkan metode pengiriman yang tersedia. Dengan begitu, perusahaan dapat menyesuaikan layanan berdasarkan volume dan karakteristik barang yang akan dikirim.
Memilih Forwarder China Surabaya untuk Kebutuhan Manufaktur
Pemilihan forwarder China Surabaya sebaiknya tidak hanya didasarkan pada harga. Perusahaan perlu memastikan layanan yang tersedia dapat mendukung kebutuhan distribusi dari China hingga lokasi tujuan di Surabaya.
Beberapa hal yang dapat diperhatikan meliputi pilihan metode pengiriman, kejelasan biaya dan proses, kemampuan menangani pengiriman dari China, serta kemudahan memantau status barang.
Jika kebutuhan pengiriman belum mencapai satu kontainer penuh, ketersediaan layanan LCL juga dapat menjadi pertimbangan. Pilihan ini memungkinkan perusahaan menyesuaikan kapasitas pengiriman dengan jumlah barang sehingga tidak perlu menggunakan ruang kontainer secara penuh.
Distribusi barang industri dari forwarder China ke Surabaya membutuhkan perencanaan yang mempertimbangkan volume, jadwal produksi, biaya, serta lokasi tujuan. Dengan menentukan metode pengiriman dan rute berdasarkan kebutuhan tersebut, perusahaan dapat mengatur distribusi secara lebih terencana.
Untuk muatan yang belum memenuhi satu kontainer, LCL dapat menjadi salah satu pilihan yang sesuai. Pengiriman dari Ancala Logistic dapat membantu perusahaan menyesuaikan pengiriman dengan kebutuhan muatan, terutama ketika tidak membutuhkan satu kontainer penuh. Dengan strategi distribusi yang tepat, proses pengadaan barang dari China hingga tiba di fasilitas produksi dapat berjalan lebih terarah dan efisien.