Asuransi merupakan sebuah bentuk perlindungan atau proteksi yang penting dalam hidup ini. Asuransi terdiri dari beberapa jenis berdasarkan kebutuhannya yang harus dipahami semua orang. Jangan sampai salah membeli asuransi yang membuat manfaatnya tidak bisa dirasakan. Makanya penting untuk mempelajari dan mengetahui seluk-belum tentang jenis-jenis asuransi. Antara asuransi jiwa dengan kesehatan memang sama-sama asuransi namun manfaat perlindungannya berbeda. Sebelum memilih salah satu di antara keduanya, penting untuk mengetahui pengertian dari asuransi jiwa dan kesehatan serta tahu perbedaannya.
Asuransi kesehatan merupakan salah satu produk asuransi yang melindungi nasabah ketika mengalami gangguan kesehatan misalkan sakit. Nasabah yang sakit tidak perlu khawatir masalah biaya karena umumnya ditanggung pihak asuransi mulai dari rawat inap, kunjungan dokter, tebus obat, dan yang lainnya terkait perawatan medis. Sedangkan asuransi jiwa merupakan produk asuransi yang akan memberikan uang pertanggungan kepada ahli waris saat nasabah meninggal. Setelah mengetahui pengertiannya, maka antara asuransi kesehatan dan jiwa sangat berbeda. Lalu kapan waktu yang tepat untuk membeli asuransi kesehatan atau asuransi jiwa? temukan jawabannya berikut ini.
Utamakan asuransi kesehatan ketika
– Jika masih lajang belum menikah dan belum memiliki keluarga atau tanggungan. Hanya menanggung diri sendiri dan bukan pencari nafkah untuk orang lain. Dalam kondisi seperti ini risiko keuangan paling besar hanya berdampak untuk diri sendiri saja. Misalkan ketika sedang sakit tentunya tidak perlu khawatir karena semua tanggungan biaya dapat dilakukan klaim ke pihak asuransi.
– Belum tersedia proteksi perlindungan dari kantor berupa asuransi kesehatan yang memadai. Jika dari perusahaan tempat bekerja belum menyediakan fasilitas asuransi maka sebaiknya beli asuransi secara mandiri yang bertujuan melindungi finansial dan tabungan tetap aman saat sedang sakit.
Utamakan asuransi jiwa ketika
– Menjadi pencari nafkah utama atau tulang punggung dalam keluarga. Bukan hanya menanggung diri sendiri tetapi juga menanggung biaya orang lain seperti pasangan dan anak. Apalagi jika pasangan dan anak bergantung sepenuhnya maka sebagai pencari nafkah atau tulang punggung disarankan untuk mempunyai asuransi jiwa sekarang juga.
– Memiliki utang dalam jumlah cukup besar yang harus ditanggung keluarga. Dengan kondisi seperti ini sebaiknya manfaatkan asuransi jiwa karena manfaat dari asuransi ini berupa uang pertanggungan saat nasabah meninggal. Uang pertanggungan ini dapat digunakan sesuai keinginan ahli waris termasuk membayar utang yang ditinggalkan.
Sebenarnya setiap orang bisa membeli kedua produk tersebut sekaligus jika memang mampu. Namun saat belum mampu namun kenyatannya butuh sebaiknya beli kedua asuransi tersebut secara bertahap dari biaya premi terendah. Hal ini karena asuransi kesehatan dan jiwa saling melengkapi satu sama lainnya. Asuransi kesehatan melindungi ketika hidup dan asuransi jiwa akan melindungi keluarga setelah tiada. Selain itu, siapapun bisa memanfaatkan yang namanya produk asuransi rider. Produk ini mengombinasikan produk asuransi jiwa yang bisa ditambahkan dengan asuransi kesehatan sekaligus atau sebaliknya.
Salah satu perusahaan asuransi yang menyediakan produk rider adalah BCA Life. Bukan hanya satu atau dua produk saja tetapi ada banyak produk asuransi rider yang tersedia. Tujuan BCA Life menyediakan produk asuransi rider adalah agar masyarakat bisa memperoleh proteksi ekstra untuk melengkapi asuransi dasar. Dengan memanfaatkan asuransi rider, maka setiap nasabah bisa mendapatkan manfaat yang lebih maksimal. Apalagi cara buat asuransi kesehatan maupun jiwa di BCA Life juga sangat mudah tinggal kunjungi situs MyLifeGuard.id kemudian daftar. Selain itu, bisa juga mendaftar asuransi pada situs utama BCA Life atau menghubungi layanan customer HaloBCA yang akan dilayani dengan cepat.
